Selasa, 16 Juni 2015

Zona Nyaman

Ketika menaikkan harga BBM, November 2014, Menteri ESDM Sudirman Said menyatakan pencabutan subsidi energi itu perlu agar "rakyat keluar dari zona nyaman" (1 November 2014).

Hingga hari ini saya gagal paham 'zona nyaman' apa yang dimaksud menteri yang bepergian dengan jet carteran dan disebut-sebut atas biaya perusahaan yang hendak ditutupnya itu (Mei 2015).

Kondisi penumpang di pelayaran-pelayaran NKRI mungkin bisa memberinya gambaran, apa itu 'zona nyaman'.


Dan sebagai orang Jawa Timur, dengan kerendahan hati, saya hanya ingin komentar begini: "Cangkemmu, Man!"

(Dandhy Dwi Laksono)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar