Jumat, 16 Oktober 2015

Kebiasaan Buruk

Kebiasaan buruk. Yang dicari cuma satu, yang dibawa pulang banyak. (Tarli Nugroho)

Aleppo

Besok sore kita akan tiba di Aleppo dik. Menyeduh kopi dan meminumnya di teras hotel yang tembok lobinya bolong-bolong sebab ledakan mortir. Aleppo kini memang bukan kota yang pernah dimimpikan Macbeth saat memanggil tukang nujum agar menobatkannya sebagai raja mengenakan baju satin. Bukan kota tempat kita pernah berbulan madu di Carlton Citade, dan bersarapan Safiha, roti yang diolesi zaitun dan has kambing.

Soft Power

Majalah Monocle beberapa bulan lalu membuat survai peta negeri adi daya (super power) dunia. Bukan dari aspek militer, tapi "brand" nasional yg mendunia lewat diplomasi/propaganda ekonomi-bisnis-budaya. Amerika lewat Hollywood dan Lembah Silikon-nya; Brazil lewat sepakbola jogo bonito; Korea dg K-Pop; Inggris dg radio BBC-nya; Tiongkok dg kun gfu; Jepang dg Doraemon; atau Belgia lewat Komik Tintin. Ketika banyak negeri mulai beralih ke soft-power, mau ke mana konsep bela negara ala Indonesia? (Farid Gaban)

Gile

Wah, apa bener ini kutipan dr Pak Mendagri Tjahjo Kumolo? "Bela negara tidak hanya mengajarkan kedisiplinan, tapi juga bagaimana menggunakan senjata" dan "harus berani menentukan sikap, siapa kawan, siapa lawan." (Farid Gaban)

Panduan dan Prinsip-prinsip Etika Peliputan Anak-anak

Pewartaan terhadap anak dan remaja memiliki tantangan khusus. Dalam beberapa kasus, tindakan peliputan terhadap anak-anak menempatkan mereka atau anak-anak yang beresiko menerima ganjaran atau penstigmaan.

Peristiwa dan Media Kita

Setiap ada peristiwa tertentu yang sedang hangat di linimasa media sosial, rutinitas yang saya lakukan adalah mengetik kata kunci kejadian tersebut di google. Saya penasaran seperti apa media-media online memberitakan sebuah peristiwa dengan cepat. Biasanya, jika melihat karakter kecenderungan media online di Indonesia, berita-berita di menit-menit awal pasca kejadian tidak akan banyak menunjukkan kebijakan redaksi sebuah media.

Hutan dan Pulau

Kebakaran hutan tak hanya menyengsarakan jutaan warga sekitar. Dia melepaskan gas karbon, sekaligus mengurangi tutupan pohon penyerap karbon. Artinya, cukup besar menyumbang pemanasan global, cairnya es di kutub dan naiknya permukaan air laut. Ribuan pulau kecil Indonesia terancam keberadaannya. Warga Ternate di Maluku (gambar bawah), yg jauh dari Sumatra, juga akan merasakan dampaknya. Betapa serius konsekuensi dari kebijakan publik yg gelap mata pada pertumbuhan ekonomi serya mengabaikan kelestarian alam.

Pertanyaan untuk Nun

Kemarin siang, pertanyaan pertama yang diajukan Maulida Sri Handayani ketika ketemu saya adalah, "Kang, 'Nun' teh beneran ada?"

Trans Kalimantan

Kami memulai perjalanan dari Kalimantan Timur menuju Kalimantan Selatan. Odometer di sepeda motor menunjuk 12.400 km.

Sam Pa

Masa depan jaringan bisnis Cina di Afrika tampaknya akan sedikit terganggu setelah seorang taipan yang memiliki tujuh nama dan memiliki hubungan dengan badan intelijen Cina, dilaporkan ditangkap Penyelidik Partai Komunis Cina. “Financial Times” edisi 14 Oktober silam menulis, Sam Pa, cukong ternama itu telah ditahan di sebuah hotel sejak pekan lalu menyusul penyelidikan atas Su Shulin, Gubernur Fujian, yang dikenal sebagai petinggi di China Petroleum & Chemical Corp atau Sinopec. Keduanya ditahan untuk alasan “pelanggaran disiplin serius” oleh partai karena beberapa kasus penggelapan dan usaha penyogokan, dan telah menjadi korban baru kampanye anti-korupsi Presiden Xi Jinping.

Indonesia One

Sam Pa, taipan Tiongkok, ditahan pemerintahnya pekan ini. Bersama Surya Paloh, Sam Pa berkongsi menjual minyak ke Indonesia dan berkongsi dlm proyek real-estate membangun Indonesia One, gedung tertinggi di Indonesia, di kawasan Thamrin, Jakarta. Pada upacara peletakan batu pertama gedung itu Mei lalu, Presiden Jokowi memujinya sebagai simbol tonggak investasi besar-besaran Tiongkok di Indonesia. Kini, penahanan Sam Pa bisa menjadi pengingat bagi Pak Jokowi untuk lebih berhati-hati. Silau pada penampilan fisik (gedung tertinggi, kereta tercepat) bisa menghalangi kita melihat dampak buruk serbuan modal asing di Indonesia. (Farid Gaban)

Disambut Asap

Memasuki Tanjung (Tabalong), Kalimantan Selatan, malam ini.