Senin, 24 Agustus 2015

Hikayat

Siang ini tiba-tiba jadi teringat sebuah pantun Minang. "Dahulu sarung gadubang // kini menjadi sarung golok // dahulu tuanku nan tabilang // kini menjadi olok-olok."

Pantun itu, yang berasal dari Hikayat Malin Deman, sejatinya merupakan sindiran khusus dalam tradisi klasik Minang kepada para penghulu yang omongannya tak bisa dipegang, atau yang perilakunya tak pantas dijadikan panutan. Pendek kata, itu kritik khusus untuk para sesepuh.

Memang, tak selamanya orang tua selalu bisa dijadikan panutan, meskipun orang tua itu bergelar guru besar, ataupun guru bangsa.

(Tarli Nugroho)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar