Selasa, 24 November 2015

Anak Papua

Dan sementara kalian adu hebat dan analisis soal isu Freeport taik kucing itu, anak-anak Papua pemilik sah tambang Freeport, mati menyedihkan sebab penyakit yang tak terobati. (Rusdi Mathari)

Who You Should Really Fear


Mogok Coy

Foto Facebook Puthut E.A.

Mogok dan Mojok

Banyaknya kesalahan ketik 'mogok' menjadi 'mojok' yang dilakukan oleh kawan-kawan jurnalis hari ini, bisa sepenuhnya saya mengerti. Secara objektif, semoga tidak akan mengurangi substansi berita yang dilansir. Sedangkan secara subjektif juga bisa dipahami, kadang keinginan yang menggebu untuk menjadi bagian dari Mojok.co manifes dalam kerja sehari-hari. Juga dalam menulis berita. Sabar ya, semoga kami makin besar dan bisa menampung Anda semua. Amin... (Puthut E.A.)

Forum Pemred

SUDAHI saja mengira bahwa pertemuan para Pemimpin Redaksi media dengan Setya Novanto atau dengan para elit lainnya itu demi "keberimbangan" dalam jurnalistik.

Mojok Ikut Mogok


Mojok mendukung mogok. Jika Anda masuk lewat laman utama, maka kami akan memajang dukungan solidaritas ini. Kalau Anda...
Posted by Puthut Ea on 23 November 2015

Catur

Dalam wawancara di Majalah Forum ini Rizal Ramli mengungkapkan bagaimana usaha Sudirman Said mem-framing dirinya seolah merupakan pahlawan dalam urusan renegosiasi kontrak karya Freeport. Rizal bahkan tak segan mengatakan bahwa kasus penembakan kantor Kementerian ESDM hanyalah akal-akalan basi untuk membersihkan citra ESDM. Wah!

Mogok

Ketika pemogokan umum itu melanda London yang murung, tak seorang pun karyawan surat kabar The Times yang ikut di dalamnya. Tak pula para wartawannya. Pemimpin surat kabar itu, dengan pongah mengatakan, semua karyawan The Times setia kepada pekerjaannya, kepada profesinya, dan karena itu mereka tidak ikut-ikutan dengan aksi pemogokan umum.

Pemberitaan

Sepertinya HMI perlu meniru SN, bertemu dengan Forum Pemred, barangkali nada pemberitaan bisa berganti arah. Oh iya, 24-27 November ada aksi mogok nasional buruh. Mungkin beritanya tidak akan dimuat banyak di media.. (Wisnu Prasetya Utomo)

Gaji

Gara-gara mengisi e-PUPNS saya harus membuka SK-SK lama, teringat kembali bahwa gaji pertama saya sebagai asisten peneliti di FISIPOL UGM adalah sebesar Rp.36.500,- per bulan.