Rabu, 14 Oktober 2015

Bibliofili

Saya tak bisa membayangkan bagaimana seandainya smartphone atau tablet sudah ditemukan lima puluh atau seratus tahun yang lalu. Tentu saya tak akan merasakan kegirangan sebagaimana yang dialami kemarin petang, ketika bertemu dengan tiga halaman kertas bertulisan tangan Mohammad Hatta ini.


Tak akan ada sensasi bagaimana rasanya memandang, menyentuh, meraba, dan menciumi sedemikian rupa tiga helai kertas yang telah menguning ini.

Bukankah lucu, misalnya, membayangkan ada orang berteriak, "Hooiiii, tahu tidak, aku baru saja menemukan posting asli Hatta tentang koperasi yang ditulis tahun 1960. Postingan ini asli, bukan capture, dan belum teredit aplikasi apapun!" sembari meraba dan menciumi touchscreen di tangannya?

Teknologi memang datang silih berganti. Tapi mereka tak selalu bisa saling menggantikan.

(Tarli Nugroho)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar