Selasa, 27 Oktober 2015

CU Gerakan: Konsepsi Filosofi Petani

LIPAT tripod dan drone. Belajar Credit Union, langsung dari para suhu di "Pegunungan Wu Dang", Kalimantan Barat.


Anselmus Mecer (atas) adalah "Bapak Credit Union" di Kalimantan Barat dan John Bamba yang baru menulis buku "CU Gerakan: Konsepsi Filosofi Petani". Mereka juga tokoh Dayak.

Ini tentang salah satu sistem keuangan alternatif. Menurut Bank Indonesia, total aset Credit Union (Koperasi Kredit) di Kalbar mencapai Rp8,5 triliun atau setara 17,7 persen dari seluruh aset bank umum di Kalbar.

Aset sebesar itu (di satu provinsi saja) juga bisa diilustrasikan sebagai berikut: aset 28 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dikumpulkan jadi satu, lalu dikalikan delapan!

Tapi benarkah jumlah aset dan anggota menjadi tujuan ber-CU? Satu dari setiap lima penduduk Kalbar adalah anggota CU.

Kisah CU adalah kisah tentang tandingan dari sistem perbankan yang dalam perjalanannya justru terjerumus menjadi bank baru. Inilah yang kini memunculkan gerakan koreksi.

Tentu ada konflik dan kontroversi dalam perjalanan CU dan aktor-aktornya di Kalimantan Barat. Ada faksi-faksi dan aliran.

Pilihan Ekspedisi Indonesia Biru terhadap aliran "CU Gerakan", tidak berada di ruang hampa dinamika itu.

(Dandhy Dwi Laksono)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar