Senin, 09 November 2015

TAEK! PUTHUT EA

Siang ini pak pos mengetuk pintu rumah, membawa 4 buku dari Mas Eka Pojok Cerpen: TAEK! PUTHUT EA, Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, Sarapan Pagi Penuh Dusta, dan bonus buku Perempuan Pala.

Paket Obral Jilid 6

Setahun lalu, sesudah Presiden Joko Widodo berjualan proyek infrastruktur dalam KTT APEC di Beijing, di dinding ini saya menulis tentang peringatan Soekarno pada 1930 atas bahaya pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh modal asing. Meski memberikan sejumlah manfaat, infrastruktur yang dibiayai oleh asing sebenarnya hanyalah alat untuk memuluskan bekerjanya kapital internasional. Soekarno menyebut proyek semacam itu sebagai pembangunan drainase untuk menguras kekayaan alam nasional.

Saat Itu

Saat itu, posting yg sedikit nyenggol2 the First Lady spt ini tak akan mendatangkan tuduhan "nyinyir", "haters", "antek Megawati", "dikit2 salah SBY", dan semacamnya.

10 Nopember

Besok adalah tanggal 10 Nopember. Bangsa Indonesia akan memperingati Hari Pahlawan. Tentu yang dikenang adalah sebuah pertempuran di Surabaya antara pemoeda-pemoeda radikal pada jamannya yang berusaha menghadang kedatangan pasukan sekutu.

Melonguane

Lima tahun lalu ke Talaud tak sempat diving. Sekarang langsung naik kapal perintis utk menyelam di Miangas dan Marampit. Teman menyelam di Melonguane, Ibu Sri Wahyumi, Bupati Kabupaten Talaud, Sulut.

Pamflet

Judul kepala berita beberapa koran yang terbit di Jakarta pada Jumat silam [6 November], berbeda-beda padahal isu dan sumbernya relatif sama. Sebagian besar menyebut perekonomian negara ini sedang lesu, dan hanya sebagian kecil yang menulis sebaliknya.

Membunuh atas Nama Tuhan

Dua bulan sebelum ulang tahunnya yang ke-41, James Foley dieksekusi Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS di Raqqa, Suriah. Prosesi eksekusi jurnalis Amerika ini ditayangkan dalam video yang disebarkan di internet oleh ISIS pada 19 Agustus 2014.

Empat

Dalam beberapa bulan ke depan, sebagaimana yang pernah saya tulis di status ini, saya akan menerbitkan empat buku.

Edoismo

Saya punya selera yang kadang ganjil. Kebanyakan teman-teman saya suka nonton balap motor dan mobil, saya gak suka. Kebanyakan teman-teman saya suka MU, Barca, Juve, Milan, eh saya malah memilih AS Roma. Kebanyakan teman saya suka musik jaz dan cadas, saya tetap suka dangdut koplo Pantura atau lagu-lagu lama awal 90an seperti Andy Liani dan Anang.

Minggu, 08 November 2015

Sekali Lagi tentang Listrik

Mengikuti berita terkait desakan terhadap PLN agar perusahaan pelat merah tersebut merevisi Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2015-2024, saya jadi paham dengan kegeraman Menko Rizal Ramli tempo hari atas proyek pembangkit listrik 35.000 MW.